Alternatif WhatsApp, Aplikasi Chatting Terbaik Pengganti WA

Alternatif WhatsApp, Aplikasi Chatting Terbaik Pengganti WA

Semenjak munculnya aturan baru WA, tak sedikit penggunannya yang mencoba untuk mencari alternatif WhatsApp, aplikasi chatting pengganti WA yang bisa jadi memiliki fitur serupa atau lebih dari WhatsApp.

Bagaimana tidak, aturan terbaru itu mengharuskan pengguna WhatsApp mengizinkan sejumlah data pribadinya dikumpulkan dan disinkronkan dengan Facebook. Yang juga tak kalah mengagetkan ialah, pengguna harus menyetujui aturan tersebut. Jika tidak, silahkan menghapus akun WhatsApp.

Kekhawatiran pengguna tentu saja terkait privasi. Tentang kemungkinan data yang dikumpulkan itu akan digunakan untuk kepentingan ekonomi, politik dan keamanan, dan berbagai kepentingan yang tidak bertanggung jawab lainnya.

Dalam klarifikasinya, WhatsApp mencoba “meluruskan” perihal aturan baru itu yang mereka rasa teleh diinterpretasikan secara berbeda oleh masyarakat. Meski begitu, jika membaca kembali pembaran ketentuan dan kebijakan privasi WhatsApp terbaru lalu dikomparasikan dengan penjelasan pihak WhatsApp, tidak sedikit pengguna yang tetap bergeming dalam mencari aplikasi pengganti WhatsApp.

Aplikasi Chatting Alternatif WhatsApp Terbaik

Berikut ini daftar alternatif WhatsApp aplikasi chatting yang bisa kamu gunakan selain WA.

1. Telegram

Telegram - Aplikasi Chatting Alternatif WhatsApp
Gambar: Telegram via Play Store

Pada 13 Januari 2021 lalu Telegram mengumumkan telah memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif, dengan tambahan lebih dari 25 juta pengguna dalam 72 jam. Dapat dikatakan bahwa tambahan pengguna Telegram yang signifikan ini adalah imbas dari pembaruan ketentuan dan privasi WhatsApp.

Dengan berbagai keunggulan fiturnya, maka tak heran aplikasi buatan Pavel Durov asal Rusia ini menjadi salah satu aplikasi yang dilirik sebagai alternatif WA.

Adapun keunggulan Telegram yang tidak dimiliki WhatsApp ialah sebagai berikut:

  • Telegram merupakan aplikasi sumber terbuka (open source)
  • Kapasitas upload file yang cukup besar (hingga 2 GB)
  • Berbasis cloud (penyimpanan awan), artinya kamu tidak akan kehilangan file (gambar, video, dan berkas lainnya) yang dipuload ke Telegram
  • Menjaga privasi
  • Nomor ponsel dapat disembunyikan dan diganti dengan username (ID)
  • Fitur Instant View, memungkinkan pengguna melihat link website/blog tanpa perlu keluar dari aplikasi Telegram
  • Hadirnya BOT Telegram.

Selain itu, Telegram memiliki semua fitur yang dipunyai WhatsApp, kecuali fitur status.

Telegram tersedia untuk berbagai platform, mulai dari Android, iOS, Windows Phone, Windows desktop, Linux (both 32 and 64-bit), macOS, dan versi web.

2. Signal

Signal - Aplikasi Chatting Alternatif WhatsApp
Gambar: Signal via Play Store

Signal merupakan aplikasi chatting gratis, dengan enkripsi yang kuat. Seperti kebanyakan aplikasi kirim pesan instant lainnya, Signal pun menawarkan fitur panggilan suaran dan video.

Perbedaan utama aplikasi Signal dengan WhatsApp ialah, Signal memiliki fitur untuk self-destructing messages atau menghapus pesan sendiri pada waktu-waktu tertentu, serta mencegah siapapun mengambil tangkapan layar pada tampilan chat.

Selain menggunakan enkripsi sumber terbuka (open source), aplikasi yang dikembangkan oleh Signal Foundation inipun dianggap lebih aman dari WhatsApp jika dilihat dari sisi penjagaan privasi data dari penggunannya.

Jika kamu sedang mencari aplikasi pengganti WhatsApp yang populer dengan segudang fitur, plus keamanan privasi yang mumpuni, kamu dapat memilih Signal Private Messenger.

Bahkan Bos Tesla dan SpaceX, Elon Musk, sampai-sampai memposting tentang Signal di akun media sosialnya. Meski begitu, beberapa waktu kemudian dia pun sempat-sempatnya menyentil pihak Signal pula, terkait Signal yang mengalami gangguan teknis beberapa hari akibat overload server.

Baca juga: Cara Mabar Among Us Menggunakan Discord di HP Android dan iOS

3. Discord

Discord - Aplikasi Chatting Alternatif WhatsApp
Gambar: Discord via Play Store

Tak lengkap rasanya seorang gamers sejati bila belum menggunakan aplikasi perpesanan instan bernama Discord ini, sekurang-kurangya pernah mendengarnya saat mabar bersama komunitasmu.

Meski demikian, aplikasi lintas platform yang dirilis sejak Mei 2015 ini tidak hanya dapat digunakan sebagai platform untuk mengobrol dengan sesama gamer sana. Meski kamu dapat menjelajahi berbagai server Discrod yang sesuai dengan minat kamu, nyatanya fungsi DM (direct message) di Discord seringkali diabaikan oleh penggunanya.

Padahal melalui pesan pribadi tersebut kamu bisa saling berkirim pesan, emoji, emote (khusus pengguna Discord Nitro), GIF, gambar, dokumen, melakukan panggilan video dan suara. Cara menggunakan Discord pun terbilang cukup mudah.

Discord ini dapat terintegrasi dengan platform lainnya. Mulai dari Spotify, Twitch, YouTube, Battle.net, Steam, Reddit, Facebook, Twitter, Xbox Live, dan GitHub. Menariknya lagi, aplikasi ini tersedia di lintas platform, mulai dari Android, iOS, Windows, macOS, Linux, dan Web.

4. Snapchat

Snapchat - Aplikasi Chatting Terbaik di Android dan iOS
Gambar: Snapchat via Play Store

Secara teknis Snapchat memang bukan apliksi perpesanan, melainkan aplikasi media sosial. Namun demikian, mengingat fitur perpesanannya, Snapchat juga dapat digunakan sebagai alternatif WhatsApp.

Dengan aplikasi ini kamu dapat berbagi foto atau video lucu dengan berbagai filter yang disimpan dalam stories.

Snap Map, merupakan salah satu fitur unggulan yang Snapchat yang mungkin tidak akan kamu jumpai pada aplikasi sejenis lainnya. Fitur pada chatting ini memungkinkan kamu untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sekeliling kamu.

Fitur perpesanan lain yang juga dapat kamu gunakan di Snapchat ialah terdapat obrolan grup, panggilan suara, panggilan suara di grup, mengirim GIF, dan banyak lagi.

Baca juga: Cara Menggunakan Aplikasi Zoom Video Conference

5. Skype

Skype - Aplikasi Chatting Terbaik di Android dan iOS
Gambar: Skype via Play Store

Jika kamu masih menganggap bahwa Skype adalah aplikasi komunikasi dengan teknologi P2P yang hanya menyediakan fitur video call saja, maka sudah selayaknya kamu mulai mengupdate informasi tersebut.

Pasalnya, aplikasi yang dirilis pada Agustus 2003 lalu ini juga sudah mendapat update fitur perpesanan layaknya WhatsApp. Mulai dari fitur kirim foto, audio, emoticon, hingga panggilan telepon.

Bahkan dengan aplikasi ini kamu dapat melakukan panggilan video telepon dengan lebih dari 2 orang.

6. Threema

Threema - Aplikasi Chatting Mirip WhatsApp
Gambar: Threema via Play Store

Bagi yang sedang mencari aplikasi perpesanan yang tampilan antarmukanya mirip WhatsApp, maka kamu bisa coba Threema.

Threema adalah aplikasi perpesanan berbayar dengan sistem open source terenkripsi end-to-end untuk iOS dan Android. Ya! Aplikasi ini tidak gratis alias dikenakan biaya untuk menggunakannya.

Aplikasi yang dirilis pada Desember 2012 ini dapat kamu gunakan untuk mengirim gambar, pesan teks dan lokasi GPS dalam obrolan chat.

Dengan aplikasi ini kamu dapat melakukan sinkronisasi dengan daftar kontak di perangkat kamu, untuk mempermudah menemukan kontak lainnya yang menggunakan Threema.

Aplikasi ini juga amat sangat melindungi privasi penggunanya. Bahkan pengembang aplikasi ini tidak dapat membaca riwayat pesan kamu.

Baca juga: Cara Membuat Linktree WhatsApp, Line, Twitter & Bitly

7. LINE

LINE - Aplikasi Chatting Pengganti WhatsApp
Gambar: LINE via Play Store

LINE merupakan aplikasi chatting multiplatform yang juga dapat kamu jadikan sebagai alternatif WA.

Seperti WhatsApp, aplikasi ini juga menggunakan fitur enkripsi end-to-end, mendukung panggilan telepon, pesan suara, video, mengirim sticker dan masih banyak lagi lainnya.

Bahkan kamu dapat mengetahui jadwal film di bioskop via LINE. Serunya lagi, aplikasi yang dirilis pada Juni 2011 ini memiliki fitur timeline, seingga kamu dapat melihat pembaruan status dan perubahan foto teman kamu di LINE.

Aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan Jepang bernama NHN Corporation ini memang kaya akan fitur. Tetapi jika tujuan kamu hanya untuk mencari aplikasi alternatif WhatsApp dengan fitur yang mirip dengannya, maka LINE rasanya terlalu overkill.

Simak lainnya: 15+ Aplikasi Nonton Anime Sub Indo di Android & iOS Gratis!

8. MiChat

MiChat - Aplikasi Chatting Seperti WhatsApp
Gambar: MiChat via Play Store

MiChat merpuakan salah satu aplikasi kencan / cari jodoh online yang tengah populer saat ini. Cara daftar dan menggunakan MiChat juga sebetulnya mirip-mirip aplikasi perpesanan lainnya, terutama WhatsApp.

Jika melihat dari berbagai fiturnya, maka aplikasi ini juga layak digunakan sebagai alternatif WhatsApp.

Adapun fitur MiChat yang perlu kamu ketahui ialah, dapat menemukan pengguna MiChat disekitar, dapat menggantung pohon pesan dengan harapan pesan tersebut akan ditemukan dan dibalas oleh seseorang, terdapat game di dalam aplikasi, dapat melakukan panggilan video dan suara serta banyak lagi fitur lainnya.

Baca juga: Cara Menggunakan Omegle Ome TV di HP Android dan Laptop Terbaru

9. Slack

Slack - Aplikasi Chatting Mirip WhatsApp
Gambar: Slack via Play Store

Slack ini sangat cocok dijadikan sebagai aplikasi perpesanan alternate WhatsApp untuk kalangan profesional, terutama yang berhubungan dengan team work.

Aplikasi ini memungkinkan kamu membuat obrolan dengan banyak pengguna, berbagi berbagai jenis berkas file proyek dan media. Artinya, kamu dapat berbagi berbagai dokumen kepada seseorang hingga kepada tim.

Dapat dikatakan bahwa aplikasi ini lebih mengunggulkan fitur video converence, macam Google Meet, Zoom, Microsoft Teams dan lainnya.

10. Viber

Viber - Apikasi chat yang mirip wa
Gambar: Viber via Play Store

Layaknya seperti WhatsApp, aplikasi multi platform bernama Viber ini juga merupakan aplikasi obrolan online yang menggunakan nomor hp untuk mengidentifikasi pengguna.

Aplikasi yang hadir sejak Desember 2010 ini dapat kamu gunakan secara gratis untuk mengirim pesan, gambar, video, panggilan video dan suara, serta banyak sticker lucu yang dapat kamu kirim lewat pesan obrolan.

Menariknya, aplikasi yang dibuat oleh Talmon Marco dan Igor Magazinnik ini dilengkapi fitur Secret Chat. Yang memungkinkan kamu untuk mengirim pesan rahasia dengan teman kamu, lalu pesan tersebut akan menghilang pada waktu yang ditentukan. Seru bukan?

Simak pula: Alternatif Subscene, 15+ Situs Download Subtitle Indonesia Terbaik

Pilihan Aplikasi Chatting Alternate Selain WhatsApp Lainnya

Selain aplikasi di atas, berikut ini daftar aplikasi chatting pengganti WhatsApp yang juga dapat kamu coba.

11. Element

Element -  Aplikasi pengganti WhatsApp di tahun 2021
Gambar: Element via Play Store

Element (nama lain Riot) merupakan aplikasi instant messenger yang dapat digunakan secara gratis dengan berbagai keunggulannya.

Sebagai aplikasi open-source yang dibangun dengan Matrix, maka kamu dapat mengontrol data kamu sendiri dengan menghostingnya ke server sendiri.

Dengan aplikasi multiplatform ini kamu dapat mengelompokkan topik apapun yang kamu sukai, berbagi file dan berkas apapun, ngobrol dengan teman, menambahkan widget, melakukan panggilan video kepada seseorang atau secara konferensi.

12. BAND

BAND - aplikasi alternatif pengganti WhatsApp
Gambar: BAND via Play Store

Aplikasi chatting untuk komunikasi kerja selain WhatsApp yang mungkin akan cocok dengan kamu ialah BAND. Mengingat di aplikasi ini tersedia fitur untuk mengatur kegiatan ke dalam kalender.

Selain itu, aplikasi ini juga tersedia fitur poll, yang memungkinkan pengguna atau tim untuk menentukan kegiatan yang hendak dilakukan. Selain itu, dengan aplikasi ini juga kamu dapat mengirim video dan foto ke pengguna lainnya.

Baca juga: Cara Menggunakan Aplikasi Zoom Video Conference

13. Kik

Kik - Aplikasi pengganti aplikasi WhatsApp
Gambar: Kik via Play Store

Kik merupakan aplikasi penyampai pesan instant yang sedikit berbeda dari WhatsApp. Aplikasi ini tidak menggunakan nomor telepon untuk mencari dan mengindentifikasi pengguna.

Nah, bagi kamu yang tidak suka mendaftar aplikasi menggunakan nomor telepon, maka Kik adalah solusinya. Sebab, Kik menggunakan alamat email untuk mendaftar ke aplikasi. Serta akan membuat nama unik (username) yang dapat kamu bagikan ke sesama pengguna Kik lainnya.

Aplikasi yang dirilis pada tahun 2009 ini dapat digunakan secara gratis untuk menikmati segal fiturnya. Mulai dari mengirim pesan teks, emoji, stiker, Gif, berbagi foto, berbagi video, dan obrolan grup.

Fitur Kik lainnya ialah Kik mendukung bot yang tidak akan kamu jumpai di WhatsApp.

14. Wire

Wire - Aplikasi pengganti WhatsApp
Gambar: Wire via Play Store

Wire juga merupakan salah satu aplikasi chatting alternatif WhatsApp dengan sistem enkripsi end-to-end. Adalah Janus Friis orang dibalik Wire, merupakan salah satu pendiri Skype.

Selain memiliki antarmuka yang sederhana mirip WhatsApp, menggunakan aplikasi Wire juga terbilang mudah. Kamu tinggal mendaftar dengan nomor telepon dan alamat email untuk membuat akun.

Wire dapat digunakan secara gratis untuk akun pribadi (personal user), serta memiliki paket bisnis berbayar dengan beberapa tambahan fitur.

Baca juga: 8 Aplikasi Pengubah Kamera HP Android & iOS Menjadi Webcam

15. WeChat

WeChat - Aplikasi Chatting Terbaik di Android dan iOS
Gambar: WeChat via Play Store

Aplikasi chatting lainnya yang juga dapat kamu jadikan sebagai alternatif WA ialah WeChat. Aplikasi asal China ini memliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif harian, terutama di Tiongkok.

Layaknya WhatsApp, aplikasi ini memungkinkan kamu untuk berbagai teks, pesan suara, video, dan dokumen/konten.

Aplikasi ini juga terdapat fitur lokasi macam Friend Radar dan People Nearby, untuk mencari teman dan kontak disekitar kamu.

Selanjutnya: Alternatif Zoom, 13 Aplikasi Video Meeting Conference Terbaik

Akhir Kata

Pada akhirnya semua daftar aplikasi chatting pengganti WhatsApp di atas adalah alat untuk berkomunikasi untuk efektifitas berbagai kepentingan dalam macam-macam urusan. Bilamana terdapat aplikasi yang sudah cocok dengan segala fitur dan fitur keamanannya, maka akan lebih bijak bila berhenti untuk mencoba aplikasi sejenis lainnya.

Yang membuat pengguna risih untuk terus menggunakan WhatsApp akhur-akhir ini ialah aplikasi tersebut dianggap sudah terlalu jauh mengorek privasi dan data penggunanya.

Namun begitu, betapapun kerasnya usaha untuk melindungi privasi di internet, bila data-data itu terus dan terlanjur sering digunakan (misalnya, untuk membuat akun pada tiap-tiap aplikasi), maka sepatutnya itu bukanlah privasi lagi. Dalam hal ini, kita sendiri yang telah berperan menjadi musuh bagi privasi kita sendiri.